Entri Populer

Sabtu, 13 April 2013

Teh Rini VS Cut Tari...

Teh Rini VS Cut Tari? Maksud lo? Pasti pada bingung dengan judul diatas. Judul diatas bukan dibuat untuk meniru judul film Jason VS Fredy atau niru-niru judul film pocong vs kuntilanank tapi memang sengaja saya bikin karena beberapa kejadian yang sempat heboh beberapa waktu lalu di Indonesia. Siapakah teh Rini? dia adalah istri kedua aa Gym yang sedang ramai diburu wartawan untuk dimintai pendapatnya mengenai gosip permintaan cerai teh Ninih istri pertama aa Gym. Sampai-sampai pada nginep tiap hari ngalahin satpam perumahan.

Rasa-rasanya Allah memang sengaja sekali lagi ingin menguji bangsa ini dengan pilihan-pilihan yang jelas dan tidak abu-abu apakah anda memilih membenci perzinahan atau membenci poligami. Masih lekat dalam ingatan kita betapa dulu berita poligami aa Gym timbulnya bersamaan dengan skandal perzinahan Yahya Zaini. Sayangnya yang direspon dengan cepat justru poligaminya aa Gym yang halal. Begitu juga dengan sebagian besar jamaah DT langsung meninggalkan pengajiannya aa Gym. Padahal tidak ada yang salah dengan poligami begitu juga tidak pernah ada yang membenarkan perzinahan. Kali ini kita kembali disuguhkan oleh Allah kisah yang hampir mirip hanya saja sekarang pemerannya Cut Tari dan Ariel yang telah diakui dengan terang benderang oleh Cut Tari kalo yang di video porno itu memang dia. Entah sengaja atau tidak, media selalu mengumbar aktivitas sang pemeran pria di penjara secara berlebihan. Bahkan setelah keluar pun masih saja dielu-elukan bagai pahlawan baru pulang dari medan perang. Sungguh saya tidak habis pikir dengan kelakuan media kita.

Intinya sih, fine kalo emang kita gak setuju poligami tapi jangan sampai kita menghujat poligami seakan itu sebuah kemaksiatan tapi sangat cepat memaafkan ketika perzinahan terjadi. Poligami itu sikap ksatria sesungguhnya men (dibanding selingkuh). Elo seneng sama seseorang tapi elo udah punya istri, ya nikahin lah bukannya diselingkuhin apalagi ditidurin trus direkam. Terus terang saya geram (bukan karena ngiri loh hehehhe...) dengan pemberitaan yang tidak berimbang dan memberikan pencitraan yang salah kepada masyarakat. Semoga Allah mengampuni kita yang hanya bisa membenci dalam hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar