Setelah menjalani 1 bulan penuh tanpa produktivitas yang berarti aku seakan tersentak untuk kembali pada performa semula ketika orang-orang mengagumi kinerja ku dulu. Setiap kali semangat ku membara maka setiap kali itu pula padam seiring membuncahnya rinduku padamu.
Seharusnya cinta itu membangun bukan menghancurkan
Seharusnya cinta itu menguatkan bukan melemahkan
Seharusnya cinta itu mendorong bukan menahan
Seharusnya cinta itu melengkapi bukan menyisakan ruang hampa
Apa yang terjadi dengan Kita? Kita saling menghancurkan, saling melemahkan, saling menahan, dan saling merasa hampa. Aku tak sanggup berpisah denganmu tanpa mampu menahan rindu, tanpa melemahkan semangatku, tanpa menghancurkan konsentrasiku.
Aku telah terlalu cinta padamu. Sangat cinta hingga rasanya aku siap menukar semua yang ada didunia hanya untuk bersamamu. Harta terasa tidak berharga, Gelar menjadi tidak membuat bangga, dan janji menjadi mudah untuk pudar.
Jika kau meminta ku menghentikan semua ini maka aku akan segera tiba dihadapanmu. Jika kau merasa berat dan tak sanggup menanggung beban rindu maka aku akan segera melintasi lautan menuju pelukanmu.
Aku sungguh mencintaimu, tapi ini bukan hanya cerita tentang kita. Bukan sayangku.....
Ini cerita mengenai kontribusi kita pada agama yang kita yakini kebenarannya, pada negara yang kita rindukan setiap jengkalnya, dan pada rakyat dimana anak-anak dan cucu kita nanti menjadi bagian darinya.
Maka berjanjilah padaku
Kau akan tetap mencintaiku sebesar ini sampai kapanpun
Kau akan tetap merindukanku sehebat ini sampai kapanpun
Dan kau tetap menginginkanku menjadi bagian terbaik dari umat ini, dari negara ini, dan dari bangsa ini
عن جابر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « المؤمن يألف ويؤلف ، ولا خير فيمن لا يألف ، ولا يؤلف، وخير الناس أنفعهم للناس »
Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)