Entri Populer

Sabtu, 13 April 2013

Jangan Move on...

Kalo menurut banyak orang, malam minggu adalah malam yang paling romantis maka bagi saya malam paling romantis adalah malam jum'at. Langsung deh para pemirsa blog ini mikirnya ke aktivitas yang satu ituh, yang katanya sunnah Rasul. Giliran yang enak aja, langsung semangat bilang sunnah Rosul tanpa meneliti status hadisnya. Jadi kembali ke malam jum'at, berasa lebih romantis karena sering saya dan istri menemukan momen-momen kedekatan di malam ini seperti sharing cerita sambil pelukan (yang jomblo wajib ngiri, biar cepet nikah...hehehe), ngobrolin rencana masa depan, sampai marahin anak-anak barengan...hahahaha.

Kita sering banget sharing mengenai apa aja, bahkan juga tentang cinta. Istri saya adalah suporter fanatik saya dalam belajar bagaimana membuatnya tetap jatuh cinta. Bagi kami, jatuh cinta itu harus berkali-kali, bahkan kalo perlu tiap hari. Fyi, bikin wanita yang kita inginkan jatuh cinta secara sadar ke pria itu tidak mudah lho, ada ilmunya bahkan ada triknya. Kami sering searching bareng materi-materi bagaimana membuat wanita jatuh cinta bahkan aplikasi langsung, untuk melihat keampuhan dari metode tersebut. Ternyata belajar membuat jatuh cinta orang yang kita sayangi itu jauh lebih indah dan mengasikkan ketika dilakukan setelah menikah. Jika berhasil maka rumahku surgaku bukanlah sebuah utopia tapi jika gagal ya kita belajar lagi. Inilah cara belajar cinta paling efektif dan tanpa sakit hati serta Insya Allah berpahala.

Hal yang persis berlawanan justru banyak dilakukan teman-teman kita, tidak hanya yang masih ABG tapi juga yang sudah usia tiga puluhan, dalam mencari cinta. Mereka merasa bahwa belajar mencintai itu dilakukan terlebih dahulu sebelum menikah sampai berhasil baru kemudian berkomitmen (baca: menikah). Tapi seringkali setelah menikah mereka merasa telah menikahi orang lain. Bukan orang yang mereka cintai selagi pacaran. Itulah bedanya pacaran dan menikah. Pacaran hanya belajar berpura-pura menjadi pasangan ideal. Tapi menikah, tidak hanya belajar menjadi, tapi terus belajar tanpa henti. Seringkali kegagalan pasangn yang menikah setelah berpacaran lama karena mereka merasa sudah sangat mengenal pasangannya sehingga akhirnya mereka berhenti belajar. Padahal manusia sangatlah rumit dan terus berubah seiring waktu.

Jadi, jangan pernah move on kalo kamu gak pernah belajar bagaimana menumbuhkan dan merawat cinta secara benar. Karena siapapun pasangan kamu, gak akan pernah langgeng selama kamu berhenti belajar dan tidak menyadari bahwa cinta sejati itu tak pernah ada sebelum komitmen dan tak akan langgeng tanpa sebuah ikatan permanen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar