Ah, gak kerasa udah masuk winter lagi aja. Untuk saya, yang musim panas aja pake jaket, ini merupakan awal penderitaan lahir batin. Coba aja bayangin, saya harus pake baju berlapis-lapis yang mana kalo lagi kebelet BAB bisa bikin rusuh. Yang paling parah adalah orang jerman suka gak ngerti kalo di Indonesia suhunya gak pernah lebih rendah dari 20 derajat (kecuali di puncak jayawijaya yang mana habitatnya mungkin cuma cendrawasih putus asa karena sepanjang tahun musim salju). Mereka dengan semena-mena membuka jendela pas pagi-pagi tapi suka lupa nutup karena pemanasnya ada di deket mereka dan bikin saya jadi mirip makanan beku siap saji. Hal lain yang bikin sengsara kalo winter adalah WC. Kalo kita mo ke WC dan abis dipake BAB sama orang lain maka kita harus memilih antara menghirup hawa jahat hasil reaksi samping BAB atau masuk angin karena harus buka jendela agar baunya bisa tersubstitusi dengan udara luar. Oh iya, kalo masuk angin dinegara ini lebih baik jangan kerokan daripada disangka abis dianiaya. Masih mending kalo dianggap tato. Kebiasaan lain yang makin menjadi pas winter adalah merokok. Saya gak pernah percaya kalo rokok bisa menghangatkan tubuh kecuali kalo kita bakar tembakaunya doang, tapi 10 kg.
Tapi gak semua efek winter itu buruk. Efek bagus yang pertama adalah kita dituntut untuk lebih tepat waktu karena kalo engga ya kedinginan karena kelamaan nungguin bis.Keuntungan adanya winter lainnya adalah kita bisa bedain cewe cakep yang diri deket pohon malam-malam adalah kuntilanak atau bukan karena kalo kuntilanak gak akan keluar asap dari hidung (ini efek udara panas didalam tubuh ketemu udara winter) karena dia gak bernapas (just skip this sentence, ini akibat kebanyakan liat tontonan minim intelejensi kaya paku kuntilanank). Kelebihan winter yang lain adalah semua cewe memakai pakaian yang tertutup sehingga tidak membahayakan jiwa para lelaki (by the way, bencong gak masuk itungan) karena ketabrak bis atau truk (pokoknya kendaraan berat lah) akibat jelalatan.
Well, dibalik segala kekurangan dan kelebihan winter alias musim dingin saya tetap bersyukur karena masih diberi kesempatan menikmati indahnya 4 musim yang berbeda dan belajar berbagai ilmu baru di negeri panser. Benarlah kata sebuah pepatah, baik buruknya kondisi kita pastilah memiliki manfaat bagi diri kita yang entah kita rasakan saat ini juga atau dikemudian hari.
Entri Populer
-
Kali ini saya ingin bikin tulisan yang agak serius. Jadi istirahatkan rahang anda dan fokuskan mata anda karena ini bukan cerita komedi. Jug...
-
Teh Rini VS Cut Tari? Maksud lo? Pasti pada bingung dengan judul diatas. Judul diatas bukan dibuat untuk meniru judul film Jason VS Fredy at...
-
PROPOSAL NIKAH Latar Belakang Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah...
-
Kata-kata kemerdekaan dan kebebasan akhir-akhir ini menjadi kata yang populer (kembali) seiring dengan datangnya hari kemerdekaan Indonesi...
-
Dia dijuluki oleh sejarah sebagai sang penakluk bukan saja karena dia mampu menaklukkan konstantinopel tapi juga karena dia menaklukkannya d...
-
Dulu waktu dikampus ini pertanyaan paling tabu sejagat. Saking tabunya sampe-sampe kita menganggapnya setara dengan isu SARA (suku, ras, aga...
-
This word that makes guys becoming jerk dan kalimat ini dipercaya oleh banyak ABG labil sampai saat ini untuk menarik wanita jatuh ke peluka...
-
Ternyata pisah sama keluarga gak enak pisan euy. Tiap hari gak pernah lupa liat tanggalan. Untung aja itu tanggalan gak ada gambar fotomodel...
-
Setelah menjalani 1 bulan penuh tanpa produktivitas yang berarti aku seakan tersentak untuk kembali pada performa semula ketika orang-orang ...
-
Hi semua, ketemu lagi deh kita. Udeh lama nih blog kaga diisi. Maklum, sibuk kerja di Lab. Oh ya, bagi yang baru berkunjung saya ingatkan ke...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar