Entri Populer

Kamis, 26 Desember 2013

My Name is Bond, Andhika Bond....

Kereta itu berjalan dengan cepat, tapi orang itu lebih sigap hingga mampu mengejar bahkan naik hingga atap kereta tersebut. Seakan tanpa takut, orang itu  mengejar lawannya yang telah lebih dulu berada ditempat beresiko tinggi itu. Bagai dua singa berebut daerah kekuasaan, mereka bertarung dengan ganasnya ditengah cepatnya laju kereta. Hingga kemudian terdengar suara tembakan dan jatuhlah salah satu dari mereka yang dilanjutkan theme song film Skyfall......


Akhirnya, setelah melewati banyak rintangan, sampailah saya disaat-saat yang menentukan: Nulis desertasi. Ini nih yang agak ngerik (baca: ngeri, pake k biar gaul hehehe). seperti yang saudara-saudara ketahui dari tulisan-tulisan saya sebelumnya bahwa saya gak pandai merangkai kata, juga merangkai bunga. jadi kalo lagi mo romantis sama pacar, saya tinggal mampir di toko Penny dan ambil bunga yang 2 euro-an. Apa sih, ini jadi ngelantur. ef wai ai (note: fyi), buat yang agak heran kenapa saya pake euro, karena saya lagi kuliah di salah satu kota besar di Eropa (sebut saja Berlin eaaaa...). Entah kenapa saya terus aja kuliah padahal dulu pas sarjana saya ngerasanya gak bakat jadi saintis eh malah lanjut lagi, jurusannya Fisika lagi ckckckck...Daaan, setelah itu, masih juga penasaran terus ikutan kompetisi beasiswa, beruntungnya malah menang.

Saat-saat akhir sebuah fase hidup kita adalah salah satu momen penting karena setelah itu akan timbul pertanyaan: What next? Tanpa sebuah visi, maka kita akan jawab: Let it flow brother...Tapi entah kenapa saya gak sreg sama jawaban itu. Iya kalo ngalirnya ke pantai, trus kalo ngalirnya ke selokan gimana? Visi hidup inilah yang menurut saya akan menuntun fase demi fase hidup kita pada sebuah misi. Jadi setiap fase pastilah dituntun oleh sebuah misi. Wah mulai berat nih. Untuk mudahnya, saya mengibaratkan setiap fase hidup adalah kasus bagi agen rahasia semisal James Bond. Dalam setiap kasus, James Bond pasti dibekali misi tertentu yang harus dia selesaikan dan biasanya misinya gila dan mustahil diselesaikan hanya oleh satu orang saja. Tapi yang bikin saya heran sebenernya bukan cuma misinya tapi bagaimana si Bond ini selalu bisa menikmati hidup, diantaranya dengan para wanitanya yang tentunya cantik-cantik, ditengah bahaya yang mengancam jiwa. Walaupun Bond ini kisah fiksi, tapi bagi saya ada pelajaran yang bisa diambil (tapi bukan caranya menggaet wanita loh ya). Filmnya sendiri selalu best seller dan ditunggu sekuelnya karena para penonton menikmati aksinya yang menantang bahaya. sangat tidak membosankan karena tidak terjebak pada hal-hal yang membosankan (seperti baca tulisan saya ini hehehe...).

Jadi jika hidup kita berjalan tanpa misi, apalagi visi, maka hidup kita akan membosankan. Saya tidak sedang membicarakan jenis pekerjaan tertentu. Bagi saya semua pekerjaan sama menantangnya jika kita tidak menjalaninya sebagai rutinitas belaka tanpa misi. Jika kita meluangkan sedikit saja waktu kita untuk berpikir misi apa yang bisa kita sematkan pada fase hidup kita sekarang, maka saya yakin, hidup kita akan lebih menarik. Jika anda menganggap hidup anda menarik, apalagi orang lain.....

Maka, berikan misi pada setiap fase hidup anda, maka anda akan disenangi banyak wanita eh bukan (becanda doang hehehehe), maksudnya hidup anda akan lebih menarik dan banyak petualangan yang akan anda temui, serutin apapun job desk anda.

Live your life and you'll realize that life offers so many adventure than you can imagine....


Note: Bener gak ya bahasa Inggrisnya? hehehe...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar